Sejarah Viking dan The Jak Musuhan

(Pemilik blog tidak memihak ke viking maupun the jack, hanya mensuguhi berita) Banyak yang tidak tahu dan bertanya, bagaimana sebenarnya permusuhan Viking dengan the jak bermula. Mengapa timbul rasa benci dalam benak masing-masing dari mereka. Hingga kini, keduanya masih saja berseteru. Bahkan semakin meruncing.

 

1

Penyebabnya sepele dan manusiawi, rasa iri. Iri hati dan sirik inilah yang membuat keduanya bermusuhan. Rentang waktu 1985 hingga 1995 adalah masa keemasan Persib. Sementara Viking yang berdiri tahun 1993 begitu setia mendukung klub kebanggaan warga Jawa Barat itu. Dimanapun Persib bermain, disana pasti ada Viking. Termasuk jika bermain di Jakarta. Semua menjadi lautan biru.

Inilah yang membuat anak muda ibukota iri. Selain kejayaan Persib kala itu, kesetiaan Viking membuat hati mereka panas. Saat itu muda-mudi betawi baru mampu membentuk kolompok kecil bernama Persija Fans Club. Walaupun begitu, kebesarkepalaan mereka sudah sangat menjadi. Hingga terjadilah insiden di stadion Menteng. Saat Persija menjamu Maung Bandung pada Liga Indonesia ke-2. Viking membirukan Ibukota dengan sekitar 9000 anggotanya. Sementara Persija Fans Club hanya berjumlah tak lebih dari 1000 orang. Rupanya bocah-bocah betawi itu tak rela kandangnya dikuasai supporter kota lain. Mereka pun membuat ulah. Seakan lupa jumlah mereka tak lebih dari 10% anak-anak Bandung. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan akibatnya. Dengan kuantitas yang hanya satu tribun VIP, lemparan batu diarahkan Viking pada lokasi mereka menonton. Dan itu dilakukan Viking di Jakarta. Hal yang tidak berani dilakukan bocah Jakarta di Kota Kembang.

images

Singkat cerita, pada tahun 1997, muda-mudi ibukota ikut-ikutan membentuk perkumpulan supporter. Mereka menamakannya the jakmania.

Kebodohan the jak terekspos keseluruh negeri ketika mereka tak berdaya menghadapi Viking dalam kuis Siapa Berani. Kuis yang menguji wawasan dan kemampuan berpikir. Itu merupakan edisi khusus kuis Siapa Berani, edisi supporter sepak bola. Menghadirkan Viking, the jak, Pasoepati (Solo), Aremania, dan ASI (Asosiasi Suporter Indonesia). Pemenangnya, Viking. Perwakilan Viking berhasil melewati babak bonus dan berhak atas uang tunai 10 juta rupiah.

Seperti biasanya, rasa iri dari the jak muncul. Malu dikalahkan di kotanya sendiri, ketua the jak saat itu, Ferry Indra Syarif memukul Ali, seorang Viker yang menjadi pemenang kuis. Sungguh perbuatan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang ketua. Ketuanya saja begitu, apalagi anak buahnya?

Kejadian itu terjadi di kantin Indosiar, ketika dilangsungkannya acara pemberian hadiah. Kontan keributan sempat terjadi, namun berhasil diatasi.

Kesirikan the jak tak sampai disitu. Mereka menghadang rombongan Viking dalam perjalanan pulang menuju Bandung, tepatnya di pintu tol Tomang. Anak-anak Bandung yang berjumlah 60 orang pulang dengan menggunakan dua mobil Mitsubishi Colt milik Indosiar dan satu mobil Dalmas milik kepolisian. Ketiga mobil ini dihadang sebuah Carry abu-abu. Dua lolos, namun nahas bagi salah satu Mitsubishi Colt yang ditumpangi para anggota Viking. Mobil itu terperangkap gerombolan the jak. Kontan, mobil dirusak, Viking disiksa, dan uang para pendukung pangeran biru itu pun dijarah. Termasuk handphone dan dompet mereka.

Tercatat sembilan anggota Viking mengalami luka-luka. Tiga diantaranya terluka parah. Namun sayang, pihak kepolisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap the jak yang merampok dan menganiaya anggota Viking Persib Club.

Hingga saat ini perseteruan kedua kelompok supporter itu masih terus berlanjut. Viking, yang bersahabat karib dengan klub penggemar sepak bola lainnya ( Bonek, Sakera, Blue Devil, The Lobster, Persikmania, Kampak FC,dll. ) tidak akan pernah berbesar kepala. Viking akan menjaga persahabatan itu sampai kapanpun. Persija pun iri dan ingin menggoyahkan persahabatan ini. Tapi Persija tidak berhasil. Sampai kapanpun kita akan satu…olisian lamban dalam menyelesaikan kasus ini. Termasuk dalam menangkap the jak yang merampok dan menganiaya anggota Viking Persib Club

Update dari bung Ichan : 

Perseteruan antar suporter Persija dan Persib sudah berlangsung lama, tepatnya sejak tahun 2000 yaitu bertepatan dengan Liga Indonesia 6 berlangsung. Di putaran 1 sekitar 6 buah bis suporter Persib datang ke Lebak Bulus dan masuk ke Tribun Timur. Mereka terdiri dari banyak unit suporter seperti Balad Persib, Jurig, Stone Lovers, ABCD, Viking dll. Saat itu yang terbesar masih Balad Persib. Meski sempat nyaris terjadi gesekan dengan the Jakmania, tapi alhamdulilah tidak terjadi bentrokan yang lebih luas. Justru suporter Persib bergerak ke arah the Jakmania tuk berjabat tangan. Gw inget banget yel mereka waktu itu : “ABCD… Anak Bandung Cinta Damai”. Selesai pertandingan suporter Persib juga didampingi the Jakmania menuju bus mereka. The Jakmania mengikuti dengan menyanyikan lagu Halo Halo Bandung.

Penerimaan the Jakmania membuat Viking berniat tuk mengundang datang ke Bandung saat putaran 2. Dialog berlangsung lancar karena seorang Pengurus the Jakmania yg bernama Erwan rajin ke Bandung tuk bikin kaos. Hubungan Erwan dengan Ayi Beutik juga konon akrab banget sampe2 Erwan pernah cerita kalo dia suka sama adiknya Ayi Beutik. Melalui Erwan jugalah Viking menyatakan keinginannya tuk mengundang dan menyambut the Jakmania di Bandung meski mereka sendiri masih khawatir dengan sikap bobotoh yang lain.

The Jakmania saat itu belum sebesar sekarang. Yang nonton di Lebak Bulus aja cuma di sisi Selatan tribun Timur. Jd bersebelahan dengan Viking. Nah ajakan Viking itu langsung kita bahas, dan kita memang sudah punya niat tuk melakoni partai tandang. Dibentuklah kemudian perencanaan, salah satunya dengan mengutus Sekum dan Bendahara Umum the Jakmania saat itu yaitu Sdr Faisal dan Sdr Danang. Mereka ditugaskan tuk melobi Panpel Persib dari mulai masalah tiket hingga tribun the Jakmania. Kebetulan Danang lagi kuliah di Bandung sehingga tempat kosnya jadi tempat kumpulnya the Jakers disana. Selain mereka berdua memang adalagi yang menawarkan diri tuk bantu seperti Sdr Budi Rawa Belong.

Jujur gw katakan kita memang belum pengalaman mengkoordinasikan anggota tuk nonton tandang. Tapi yang menjadi masalah justru bukan di koordinator tapi di anggota. Banyak anggota yang bandel daftar pada hari H nya. Jumlah yg tadinya cuma 400 orang berkembang menjadi 1000 orang lebih! Bayangin gimana repotnya kita nyari bis tuk ngangkut segitu banyak orang. Akibatnya kita berangkat baru jam 12 siang! Itu juga terpecah menjadi 3 rombongan. Satu bis berangkat lebih dulu karena akan ganti ban. Disusul 4 bus kemudian. Dan terakhir termasuk gw berangkat dengan 4 bus tambahan.

Keberangkatan kita sendiri juga masih diliputi keraguan apakah dapat tiket atau tidak. Tim Advance yg diutus mendapatkan kesulitan mencari tiket. 4 hari sebelum pertandingan terjadi kerusuhan di stadion Siliwangi akibat distribusi tiket yang kurang lancar. Ada seorang Vikers yang menganjurkan the Jak tuk hadir di acara khusus pertemuan tim dengan suporternya. Faisal, Danang dan Budi ambil keputusan tuk hadir di acara itu. Disana mereka sempat bertemu Walikota Bandung, Kapolres, Ketua Panpel dan Ketua Keamanan. Mereka semua menjamin bahwa the Jakmania akan bisa masuk dan tiket akan disiapkan khusus. Paling tidak itulah info yang gw dapet dari tim Advance.

1 bis pertama tiba di Stadion Siliwangi. Viking siap menyambut dan mempersilahkan masuk ke stadion, padahal tiket belum di tangan. Sayang hal yang dikhawatirkan Viking terbukti. Perlahan tapi makin lama makin banyak datanglah bobotoh nyamperin the Jak dengan sikap yang tidak simpatik. Melihat gelagat buruk ini Viking minta the Jak tuk keluar dulu ke stadion sambil menunggu rombongan berikut. Sembari menunggu, beberapa rekan ada yang melaksanakan sholat ashar dulu. Ketika selesai sholat, mulailah terjadi hal2 yang tidak diinginkan. Rekan2 kita mendapatkan pukulan disana sini dengan menggunakan kayu. Salah satunya (gw lupa namanya) tersungkur berlumuran darah yang keluar dari kepalanya. Melihat situasi ini the Jakmania kembali diungsikan menjauh dari stadion.

Rombongan besar 8 buah bis akhirnya tiba juga. Tapi karena terlambat, stadion Siliwangi sudah penuh sesak. Lagipula kita tetap tidak berhasil mendapatkan tiket. Panpel memang kelihatan salah tingkah dan berusaha mengumpulkan dari calo2 yang masih beredar di sekitar stadion, namun jumlahnya juga tidak memadai hanya 300 lembar. Sementara bobotoh yang masih berada di luar juga mulai melakukan serangan terhadap the Jakmania. Gw sempet coba menenangkan dan cekcok dengan seorang bobotoh yang ngambil dengan paksa kacamata anggota kita. Bobotoh itu bilang kalo dia kesal sama anak Jakarta karena mereka juga diperlakukan dengan tidak simpatik di Jakarta ketika menyaksikan pertandingan Persijatim vs Persib di Lebak Bulus. Mereka tidak mau tau kalo Persijatim tu beda dengan Persija. Seingat gw kejadian ini sempat direkam foto oleh wartawan dari Tabloid GO dan terpampang jelas esoknya di media tersebut. Dan kalo ga salah yang nyerang kita tu pake kaos Stone Lovers dan Persib. Mungkin ada juga yang laen karena gw dah lupa dan kurang jelas.
Gw lalu ngambil inisiatif tuk nyari rombongan pertama yang dateng duluan dan mengajak mereka tuk gabung ke rombongan besar. Disana gw minta maaf ke semua anggota karena gagal membawa rombongan sampai masuk ke stadion. Di situ dari Panpel juga sempat minta maaf. Namun kondisi ini tidak bisa diterima oleh seluruh rombongan, bahkan mereka juga tidak mau berjabat tangan dengan 3 orang Viking yang masih setia mengawal meski pertandingan sudah berlangsung.

Ketika rombongan hendak pulang, tiba2 kita diserang lagi oleh bobotoh yang masih nunggu di luar stadion. Kondisi ini jelas tidak bisa diterima. Sudah ga bisa masuk masih juga diserang. Akhirnya kita balas perlakuan mereka. Jumlah bobotoh di luar stadion masih ratusan sehingga terjadilah bentrokan yang mengakibatkan pecahnya kaca2 mobil akibat terkena lemparan dari kedua kubu. Ketika polisi datang, keributan mereda dan the Jakmania mulai beranjak pulang. Sempat pula terjadi bentrok beberapa kali ketika rombongan berpapasan dengan bobotoh yg pulang karena tidak kebagian tiket.

Beberapa waktu kemudian ketika Tim Nasional akan bertanding di Senayan, Viking Jakarta berniat datang. Gw melihat gelagat kurang baik jadi gw minta mereka tuk selalu jalan berdampingan dengan gw. Ketika pertandingan selesai, ada sedikit cekcok antara beberapa orang the Jakmania dengan pendukung PSIS Panser Biru Jakarta. Gw kemudian meminta Sdr Aceng tuk ngawal Panser Biru hingga mereka pulang. Ketika gw hendak kembali ke rombongan Viking, ternyata mereka sudah diserang oleh sekelompok the Jakmania. Buru2 gw lari kesana dan ngambil lagi syal Persib yang sudah diambil. Viking gw kawal trus dibantu seorang anggota dari Tanjung Duren. Di depan, seorang anggota Viking yang mengalami serangan jantung dibawa naik taksi tuk pulang. Sisanya gw temenin sampe Polda Metro Jaya. Kalo ga salah ad Viking Depok yang namanya Rusdi. Sebetulnya menurut gw serangan the Jak saat itu tidak separah ketika kejadian di Bandung. Toh tidak ada satupun anak Viking yang cedera. Cuma sayang ternyata di antara mereka ada juga yg berasal dari Bandung dan entah apa yang mereka ceritakan disana, Viking langsung membalas ketika kita bertandang ke Cimahi melawan Persikab Kabupaten Bandung.

The Jakmania awalnya bebas bernyanyi dan memberikan dukungan ke Persija. Tapi Viking yang awalnya berada di seberang tribun kita mulai bergerak menghampiri tanpa ada satupun usaha pencegahan dari Panpel. Ketika dekat mereka langsung meneriakkan kata2 penuh kebencian disertai lemparan benda2 keras dan botol ke arah kita. Salah satunya mengenai Sdri Temi yang langsung jatuh pingsan. Gw coba menelpon Sdr Heru Joko Ketua Umum Viking tuk minta bantuan menghalau anggotanya. Heru saat itu bilang kalo dia masih di perjalanan tapi akan segera datang. Belakangan gw dapat kabar dari seorang wartawan kalo Heru ternyata sudah tiba sejak awal pertandingan …..???!!! Ketika pertandingan usai, Panpel meminta the Jakmania bertahan dulu di tengah lapangan hingga suasana aman.

The Jakmania kemudian keluar stadion dengan pengawalan ketat. Diluar kita diangkut dengan truk polisi dan panser menuju jalan tol dimana bus2 kita sudah menunggu. Sampai disana kita mendapati bus kita dalam kondisi hancur berat. Salah seorang anggota yang usianya mencapai 70 tahun lebih ternyata sudah berada di dalam bis ketika penyerangan berlangsung. Dia jadi saksi bagaimana seluruh tas dan perbekalan diambil oleh Viking yang tidak bertanggung jawab tersebut. Gw langsung telpon lagi Heru Joko tuk protes keras kenapa dia tidak berusaha meredam amarah anggotanya dan kenapa dia berbohong mengatakan kalo dia belum tiba di stadion. Tidak ada penjelasan apapun yang memuaskan hati gw. Dan mulai saat itu gw pikir sangat sulit tuk berharap hubungan membaik bila pimpinan tidak berusaha tuk meredam api permusuhan ini.

Sejak saat itulah api dendam dan permusuhan terus berkobar di kedua belah pihak. Puncaknya di acara Kuis Siapa Berani di Indosiar. Acara ini diprakarsai oleh Sigit Nugroho wartawan Bola yang terpilih menjadi Ketua Asosiasi Suporter Seluruh Indonesia. Waktu itu Sigit sempat telpon gw dan minta supaya the Jak yg dateng jangan banyak2 tuk menghindari bentrokan. Gw tunjuk 20 orang peserta dab 3 orang cadangan sesuai permintaan Indosiar, plus 1 orang lagi bagian dokumentasi. Mereka cuma gw ijinin pake 3 buah mobil pribadi, karena kalo gw nyewa bis nanti banyak yang ngikut. Gw sendiri ga ikut acara itu karena harus kerja.

Sayang bentrokan ternyata ga bisa dihindari. Bukan gw memihak tapi faktanya memang Viking yang mulai. Mereka neriakin yel2 “Jakarta Banjir” yang dibales juga oleh the Jak. Suasana memanas hingga akhirnya terjadi benturan fisik. Ketika ditelpon gw langsung menuju Indosiar pake taksi. Sampe disana sebagian the Jakmania sudah diluar Indosiar, di dalam gw liat 6 orang the Jak sedang berselisih dengan Viking. Melihat hal yang tidak sebanding ini gw langsung mendesak ke arah Viking tanpa gw tau siapa yang gw serang itu. Sebelumnya gw nyamperin dulu Aremania dan Pasopati yang hadir disana. Yang gw heran kenapa Viking hadir disana dalam jumlah yang cukup besar, 2 bis berisi 74 orang.

Letak Indosiar di Jakarta, jadi ga heran pelan2 berdatanganlah para suporter Persija kesana. Suasana sudah tidak terkendali dan atas inisiatif Polisi dan Indosiar, Viking langsung diungsikan dengan menggunakan truk Polisi. Namun kejadian ini ternyata dah menyebar luas kemana-mana hingga akhirnya terjadilah penyerangan terhadap rombongan Viking di tol Kebon Jeruk.
Setelah kejadian itu gw beberapa kali mendapat panggilan dari pihak kepolisian. Saat itu gw membantah kalo terjadi penyerangan yang memang dikoordinir oleh the Jakmania. Juga gw bantah kalo terjadi perampokan. Gw juga heran gimana Viking menyatakan klo hadiah menang kuis dirampok the Jak padahal hadiah itu kan belum diserahkan pihak Indosiar. Hadiah untuk the Jak pun sampe sekarang ga kita terima. Saat itulah nama the Jakmania menjadi buruk. Di mata media the Jakmania tidak menerima kalah sehingga menyerang. Opini sudah terbentuk dan masyarakat di Bandung juga ikutan menghujat, sementara di Jakarta menyayangkan.

Ya sudahlah. Biarin orang ngomong apa, tapi ga menyurutkan kebanggaan gw terhadap Persija dan the Jakmania apapun kondisinya. Paling tidak di mata gw sekarang Viking cuma bisa bekoar nantang tapi ketika kalah mereka malah ngadu ke polisi. Sesuatu yang dimata gw sangat tidak suporter.

149 comments

  1. Pingback: RuRieLnBoRieL
  2. bravo persib, tim kaos jakmania jadi keun runtah we

    salam viking,viking never die

  3. nah terbukti kan bahwa viking tuh ga pernah nyari masalah yg anyari masalah pertama tuh jakjing!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! bravo PERSIB!!!!!!!!!!!!

  4. ceuk ainx oge jekjing mh ker mh warna tai,klakuan siga anying jadi=tai anying=the jakeparat,aremaling,la jancok,pasopati bangsat

    hayu lah biruken indonesia tonx,jakarta aja udh lautan viking 2012 indonesia biru pokona mh lah,,,

    salam 1 hati n 1 nyali wanien…………
    ]
    lalajo persib=sakola di yppt………….

  5. POKONA THE JAK SEBENTAR LAGI PSTI MUSNAH KARNA JAKARTA MAO TENGGELAM………..
    HIDUP PERSIB BY VIKING TASIKMALAYA

  6. OYYY JACK AND MALANG JANGAN LEWAT CIKAMPEK LOE TAKUT KALI
    KALO BERANI LEWATIN JALAN SULANJANA (CAFFE PERSIB)
    LOE SEMUA BAKAL INALLILAHI

    PERSIJA KERENDEM
    PERSIBAYA TAHLILAN
    PERSIB BANDUNG SIAPIN KUBURAN

    CKCKCK

    BY : 21

  7. Najis Viking Kudu Balaban Jeung JAKJING…
    sha nu neangan msalah tiheula.. eta nu kudu mnta hmpura…
    BY : viking BDG City

    1. nh ane viking tngerang yg anti bngt ama the jak anjink,,,
      salam knal ka sadayana ka viking sa alam dunia,mari qta musnahkn the jak anjink

      by:viking gadser,tngerang

  8. VIKING COMUNITAS ANTI THE JAK. . . The jak mania anjing. . Datang k’bandung gag berani. gag pnya nyali. ngajakin brkelahi. mndingan nonton cinta fitri…
    Ex:Vithoy Hooli9an’z_bekasi.

  9. viking PERSIB akan selalu berjaya trs di tanah jawa barat,mlh sekarang sudah sampai mancanegara,,
    kami ultras viking jalur gaza siap bela PERSIB SAMPAI MATI,,!!!!!!!!!!
    salam ti sim kuring ULTRAS VIKING JONGGOL FROM BOGOR TIMOER,,,

  10. the jack psti mati d tangan viking n bonex..
    the jack kya tai anjinx..
    viking n bonex akn brstu untuk mnghncrkn jak tai

  11. wooooiiii THE JAK ANJING yaa ?
    hahaha :D
    ooii ANJING2 ibu kota ! udh baca ceritanya kan elu2 semua ? siapa yg salah ?
    kagak MALU lu hah ?
    MAMPUS lu JAK !

      1. heyy the jak ngomong apa kamu,,,ngomong kok pake bahasa ikan……kamu beraninya keroyokan…………..apa gak terima ?? klo gk terima sini..datang ke gelora 10 november surabaya,,aku gak akan maen keroyokan…….jangan beraninya di kandang anjing

      2. beraninya keroyokan klo berani satu”
        liat rangga berani mati bwt nonton persib
        the jak anjing sampah ibukota
        viking bekasi

  12. Hayu atu urang jaya keun dei persib ambih mnang dei di liga super jak mah gampang dilwat keun pa maen na oge sok nyewa jablai ibu kota tah dngkul na ngges kopong hhaaa
    viking bantar gebang bekasi

  13. Hayu atu urang samii” jaya keun persib ambih mnang di liga super,persija mah ewuh nanaonan pamaen na oge sok nyewa jablai di ibu kota ampe dengkul na karopong mun lempang oge sokk nyerii encok ktu apa lgi si bp.,
    hahahaha slam 1 jwa prsib anti jakjink

    1. yait men, gua suka komen yg berbobot kayak gini. DAMAI ITU BEAUTIFUL kos urang barat mah. hayuu sadayana Bandung Jakarta tong ribut terus atuh. DAMAI ETA ENDAH :)

  14. bangsat lu semua viking viking kalo ga salah di pantat gua ya viking mah alay semua the jak nonton pake mobil viking nonton pake becak bawa memek-memek bandung

  15. Inieh cerita yang asli..

    Perseteruan antar suporter Persija dan Persib sudah berlangsung lama, tepatnya sejak tahun 2000 yaitu bertepatan dengan Liga Indonesia 6 berlangsung. Di putaran 1 sekitar 6 buah bis suporter Persib datang ke Lebak Bulus dan masuk ke Tribun Timur. Mereka terdiri dari banyak unit suporter seperti Balad Persib, Jurig, Stone Lovers, ABCD, Viking dll. Saat itu yang terbesar masih Balad Persib. Meski sempat nyaris terjadi gesekan dengan the Jakmania, tapi alhamdulilah tidak terjadi bentrokan yang lebih luas. Justru suporter Persib bergerak ke arah the Jakmania tuk berjabat tangan. Gw inget banget yel mereka waktu itu : “ABCD… Anak Bandung Cinta Damai”. Selesai pertandingan suporter Persib juga didampingi the Jakmania menuju bus mereka. The Jakmania mengikuti dengan menyanyikan lagu Halo Halo Bandung.

    Penerimaan the Jakmania membuat Viking berniat tuk mengundang datang ke Bandung saat putaran 2. Dialog berlangsung lancar karena seorang Pengurus the Jakmania yg bernama Erwan rajin ke Bandung tuk bikin kaos. Hubungan Erwan dengan Ayi Beutik juga konon akrab banget sampe2 Erwan pernah cerita kalo dia suka sama adiknya Ayi Beutik. Melalui Erwan jugalah Viking menyatakan keinginannya tuk mengundang dan menyambut the Jakmania di Bandung meski mereka sendiri masih khawatir dengan sikap bobotoh yang lain.

    The Jakmania saat itu belum sebesar sekarang. Yang nonton di Lebak Bulus aja cuma di sisi Selatan tribun Timur. Jd bersebelahan dengan Viking. Nah ajakan Viking itu langsung kita bahas, dan kita memang sudah punya niat tuk melakoni partai tandang. Dibentuklah kemudian perencanaan, salah satunya dengan mengutus Sekum dan Bendahara Umum the Jakmania saat itu yaitu Sdr Faisal dan Sdr Danang. Mereka ditugaskan tuk melobi Panpel Persib dari mulai masalah tiket hingga tribun the Jakmania. Kebetulan Danang lagi kuliah di Bandung sehingga tempat kosnya jadi tempat kumpulnya the Jakers disana. Selain mereka berdua memang adalagi yang menawarkan diri tuk bantu seperti Sdr Budi Rawa Belong.

    Jujur gw katakan kita memang belum pengalaman mengkoordinasikan anggota tuk nonton tandang. Tapi yang menjadi masalah justru bukan di koordinator tapi di anggota. Banyak anggota yang bandel daftar pada hari H nya. Jumlah yg tadinya cuma 400 orang berkembang menjadi 1000 orang lebih! Bayangin gimana repotnya kita nyari bis tuk ngangkut segitu banyak orang. Akibatnya kita berangkat baru jam 12 siang! Itu juga terpecah menjadi 3 rombongan. Satu bis berangkat lebih dulu karena akan ganti ban. Disusul 4 bus kemudian. Dan terakhir termasuk gw berangkat dengan 4 bus tambahan.

    Keberangkatan kita sendiri juga masih diliputi keraguan apakah dapat tiket atau tidak. Tim Advance yg diutus mendapatkan kesulitan mencari tiket. 4 hari sebelum pertandingan terjadi kerusuhan di stadion Siliwangi akibat distribusi tiket yang kurang lancar. Ada seorang Vikers yang menganjurkan the Jak tuk hadir di acara khusus pertemuan tim dengan suporternya. Faisal, Danang dan Budi ambil keputusan tuk hadir di acara itu. Disana mereka sempat bertemu Walikota Bandung, Kapolres, Ketua Panpel dan Ketua Keamanan. Mereka semua menjamin bahwa the Jakmania akan bisa masuk dan tiket akan disiapkan khusus. Paling tidak itulah info yang gw dapet dari tim Advance.

    1 bis pertama tiba di Stadion Siliwangi. Viking siap menyambut dan mempersilahkan masuk ke stadion, padahal tiket belum di tangan. Sayang hal yang dikhawatirkan Viking terbukti. Perlahan tapi makin lama makin banyak datanglah bobotoh nyamperin the Jak dengan sikap yang tidak simpatik. Melihat gelagat buruk ini Viking minta the Jak tuk keluar dulu ke stadion sambil menunggu rombongan berikut. Sembari menunggu, beberapa rekan ada yang melaksanakan sholat ashar dulu. Ketika selesai sholat, mulailah terjadi hal2 yang tidak diinginkan. Rekan2 kita mendapatkan pukulan disana sini dengan menggunakan kayu. Salah satunya (gw lupa namanya) tersungkur berlumuran darah yang keluar dari kepalanya. Melihat situasi ini the Jakmania kembali diungsikan menjauh dari stadion.

    Rombongan besar 8 buah bis akhirnya tiba juga. Tapi karena terlambat, stadion Siliwangi sudah penuh sesak. Lagipula kita tetap tidak berhasil mendapatkan tiket. Panpel memang kelihatan salah tingkah dan berusaha mengumpulkan dari calo2 yang masih beredar di sekitar stadion, namun jumlahnya juga tidak memadai hanya 300 lembar. Sementara bobotoh yang masih berada di luar juga mulai melakukan serangan terhadap the Jakmania. Gw sempet coba menenangkan dan cekcok dengan seorang bobotoh yang ngambil dengan paksa kacamata anggota kita. Bobotoh itu bilang kalo dia kesal sama anak Jakarta karena mereka juga diperlakukan dengan tidak simpatik di Jakarta ketika menyaksikan pertandingan Persijatim vs Persib di Lebak Bulus. Mereka tidak mau tau kalo Persijatim tu beda dengan Persija. Seingat gw kejadian ini sempat direkam foto oleh wartawan dari Tabloid GO dan terpampang jelas esoknya di media tersebut. Dan kalo ga salah yang nyerang kita tu pake kaos Stone Lovers dan Persib. Mungkin ada juga yang laen karena gw dah lupa dan kurang jelas.
    Gw lalu ngambil inisiatif tuk nyari rombongan pertama yang dateng duluan dan mengajak mereka tuk gabung ke rombongan besar. Disana gw minta maaf ke semua anggota karena gagal membawa rombongan sampai masuk ke stadion. Di situ dari Panpel juga sempat minta maaf. Namun kondisi ini tidak bisa diterima oleh seluruh rombongan, bahkan mereka juga tidak mau berjabat tangan dengan 3 orang Viking yang masih setia mengawal meski pertandingan sudah berlangsung.

    Ketika rombongan hendak pulang, tiba2 kita diserang lagi oleh bobotoh yang masih nunggu di luar stadion. Kondisi ini jelas tidak bisa diterima. Sudah ga bisa masuk masih juga diserang. Akhirnya kita balas perlakuan mereka. Jumlah bobotoh di luar stadion masih ratusan sehingga terjadilah bentrokan yang mengakibatkan pecahnya kaca2 mobil akibat terkena lemparan dari kedua kubu. Ketika polisi datang, keributan mereda dan the Jakmania mulai beranjak pulang. Sempat pula terjadi bentrok beberapa kali ketika rombongan berpapasan dengan bobotoh yg pulang karena tidak kebagian tiket.

    Beberapa waktu kemudian ketika Tim Nasional akan bertanding di Senayan, Viking Jakarta berniat datang. Gw melihat gelagat kurang baik jadi gw minta mereka tuk selalu jalan berdampingan dengan gw. Ketika pertandingan selesai, ada sedikit cekcok antara beberapa orang the Jakmania dengan pendukung PSIS Panser Biru Jakarta. Gw kemudian meminta Sdr Aceng tuk ngawal Panser Biru hingga mereka pulang. Ketika gw hendak kembali ke rombongan Viking, ternyata mereka sudah diserang oleh sekelompok the Jakmania. Buru2 gw lari kesana dan ngambil lagi syal Persib yang sudah diambil. Viking gw kawal trus dibantu seorang anggota dari Tanjung Duren. Di depan, seorang anggota Viking yang mengalami serangan jantung dibawa naik taksi tuk pulang. Sisanya gw temenin sampe Polda Metro Jaya. Kalo ga salah ad Viking Depok yang namanya Rusdi. Sebetulnya menurut gw serangan the Jak saat itu tidak separah ketika kejadian di Bandung. Toh tidak ada satupun anak Viking yang cedera. Cuma sayang ternyata di antara mereka ada juga yg berasal dari Bandung dan entah apa yang mereka ceritakan disana, Viking langsung membalas ketika kita bertandang ke Cimahi melawan Persikab Kabupaten Bandung.

    The Jakmania awalnya bebas bernyanyi dan memberikan dukungan ke Persija. Tapi Viking yang awalnya berada di seberang tribun kita mulai bergerak menghampiri tanpa ada satupun usaha pencegahan dari Panpel. Ketika dekat mereka langsung meneriakkan kata2 penuh kebencian disertai lemparan benda2 keras dan botol ke arah kita. Salah satunya mengenai Sdri Temi yang langsung jatuh pingsan. Gw coba menelpon Sdr Heru Joko Ketua Umum Viking tuk minta bantuan menghalau anggotanya. Heru saat itu bilang kalo dia masih di perjalanan tapi akan segera datang. Belakangan gw dapat kabar dari seorang wartawan kalo Heru ternyata sudah tiba sejak awal pertandingan …..???!!! Ketika pertandingan usai, Panpel meminta the Jakmania bertahan dulu di tengah lapangan hingga suasana aman.

    The Jakmania kemudian keluar stadion dengan pengawalan ketat. Diluar kita diangkut dengan truk polisi dan panser menuju jalan tol dimana bus2 kita sudah menunggu. Sampai disana kita mendapati bus kita dalam kondisi hancur berat. Salah seorang anggota yang usianya mencapai 70 tahun lebih ternyata sudah berada di dalam bis ketika penyerangan berlangsung. Dia jadi saksi bagaimana seluruh tas dan perbekalan diambil oleh Viking yang tidak bertanggung jawab tersebut. Gw langsung telpon lagi Heru Joko tuk protes keras kenapa dia tidak berusaha meredam amarah anggotanya dan kenapa dia berbohong mengatakan kalo dia belum tiba di stadion. Tidak ada penjelasan apapun yang memuaskan hati gw. Dan mulai saat itu gw pikir sangat sulit tuk berharap hubungan membaik bila pimpinan tidak berusaha tuk meredam api permusuhan ini.

    Sejak saat itulah api dendam dan permusuhan terus berkobar di kedua belah pihak. Puncaknya di acara Kuis Siapa Berani di Indosiar. Acara ini diprakarsai oleh Sigit Nugroho wartawan Bola yang terpilih menjadi Ketua Asosiasi Suporter Seluruh Indonesia. Waktu itu Sigit sempat telpon gw dan minta supaya the Jak yg dateng jangan banyak2 tuk menghindari bentrokan. Gw tunjuk 20 orang peserta dab 3 orang cadangan sesuai permintaan Indosiar, plus 1 orang lagi bagian dokumentasi. Mereka cuma gw ijinin pake 3 buah mobil pribadi, karena kalo gw nyewa bis nanti banyak yang ngikut. Gw sendiri ga ikut acara itu karena harus kerja.

    Sayang bentrokan ternyata ga bisa dihindari. Bukan gw memihak tapi faktanya memang Viking yang mulai. Mereka neriakin yel2 “Jakarta Banjir” yang dibales juga oleh the Jak. Suasana memanas hingga akhirnya terjadi benturan fisik. Ketika ditelpon gw langsung menuju Indosiar pake taksi. Sampe disana sebagian the Jakmania sudah diluar Indosiar, di dalam gw liat 6 orang the Jak sedang berselisih dengan Viking. Melihat hal yang tidak sebanding ini gw langsung mendesak ke arah Viking tanpa gw tau siapa yang gw serang itu. Sebelumnya gw nyamperin dulu Aremania dan Pasopati yang hadir disana. Yang gw heran kenapa Viking hadir disana dalam jumlah yang cukup besar, 2 bis berisi 74 orang.

    Letak Indosiar di Jakarta, jadi ga heran pelan2 berdatanganlah para suporter Persija kesana. Suasana sudah tidak terkendali dan atas inisiatif Polisi dan Indosiar, Viking langsung diungsikan dengan menggunakan truk Polisi. Namun kejadian ini ternyata dah menyebar luas kemana-mana hingga akhirnya terjadilah penyerangan terhadap rombongan Viking di tol Kebon Jeruk.
    Setelah kejadian itu gw beberapa kali mendapat panggilan dari pihak kepolisian. Saat itu gw membantah kalo terjadi penyerangan yang memang dikoordinir oleh the Jakmania. Juga gw bantah kalo terjadi perampokan. Gw juga heran gimana Viking menyatakan klo hadiah menang kuis dirampok the Jak padahal hadiah itu kan belum diserahkan pihak Indosiar. Hadiah untuk the Jak pun sampe sekarang ga kita terima. Saat itulah nama the Jakmania menjadi buruk. Di mata media the Jakmania tidak menerima kalah sehingga menyerang. Opini sudah terbentuk dan masyarakat di Bandung juga ikutan menghujat, sementara di Jakarta menyayangkan.

    Ya sudahlah. Biarin orang ngomong apa, tapi ga menyurutkan kebanggaan gw terhadap Persija dan the Jakmania apapun kondisinya. Paling tidak di mata gw sekarang Viking cuma bisa bekoar nantang tapi ketika kalah mereka malah ngadu ke polisi. Sesuatu yang dimata gw sangat tidak suporter.
    Tidak Suka · · 3 jam yang lalu ·

  16. yaaaps betul cerita ICHA….biarlah the jack ma viking berantem..tapi mengapa PASOEPATI di benci juga….bukannya dulu waktu persib vs psim jogja main di manahan PASOEPATI membela persib..bahkan yel-yel buat PERSIB dari anak-anak merah solo…sekarangpun PASOEPATI berdamai ma BONEK…setahuku pasoepati gak punya musuh setelah PBB pasoepati bonek bersaudara..apa karena viking menilai pasoepati saudara dengan the jack..??? pada dasarnya PASOEPATI THE JACK AREMANIA BONEK LA MANIA dsb merupakan saudara tua…memang PASOEPATI DAN VIKING jarang ketemu dalam laga..tapi mengapa VIKING MENCELA PASOEPATI JUGA…mohon klarivikasinya…..dulu waktu ligina PERSIJATIM SOLO FC tandang ke surabaya dengan bertajuk solo with love..dan diterima dengan baik oleh bonek..pada pertemuan PERSIS SOLO VS PERSEBAYA dalam laga promosi aklamasi di kediri itu awal permusuhan dengan PASOPETAI-BONEK…keadaan dah mulai lupa seiring merosotnya PERSIS SOLO…pada tahun 2009 BONEK tour ke bandung via SOLO..bonek membuat ulah..dan hampir sering disiarkan TV bahwa bonek melempari warga…berakibat tersiarnya TV warga solo bersiap 100% membalas di saat pulang tour ,bahkan di setiap rel KLATEN-SOLO-PALUR disesaki warga molotove pacul batu dsb …berakibat vatal bagi bonek sepur berenti di tengah kota solo karena kerusakan naas bagi mereka…disaat hujan deras ribuan warga tetap menyerang dengan apapun termasuk senapan angin…entah berapa korban yang tewas saat itu tetapi media melarang meliput berapa korban tewas,,saat itu berita paling kejam sejarah HOOLIGANS INDONESIA…media takut membeberkan jumlah korban karena takut ada pembalasan dendam dari kedua belah pihak.saya sendiri merekam kejadian itu…

    saat waktu berganti BONEK lelah berseteru dengan PASOEPATI yang sejatinya bukan musuh abadi mereka..bonek mulai merangkul PASOEPATI walau ada sedikit penentangan..waktu mulai beralih akhirnya PASOEPATI lunak juga dan akhirnya merajut persaudaraan kembali seperti dulu..bahkan tak tanggung-tanggung BONEK menjamu PASOEPATI di stadion TAMBAK SARI 10 NOV dalam laga LPI persebaya 1927 vs solo vc dengan menjamu super maksimal…PASOEPATI di manja oleh BONEK dari segi makanan..hiburan minuman dan sebagainya..bukan makanan nasi bungkus ala suporter tapi nasi yang benar-benar komplit makanan enak di dalam sterofoam…betapa terharunya PASOEPATI atas kecintaan BONEK pada pasoepati solo saat itu.

    PASOEPATI merasa berhutang pada saat itu..yang sebelumnya sekitar 500 pasoepati ke surabaya dengan hati yang cemas takut kalau ada pembalasan di belakang saat tiba di SURABAYA ..dan ternyata BONEK menyambut bak saudara sedarah….!!!! pada saat itu AREMANIA THE JACK sebagian mengatakan PASOEPATI PENGKHIANAT…tapi mereka melapangkan dada bahwa musuhmu bukan musuhku..dan sebaliknya..

    bagaimana dengan PASOEPATI dan VIKING….ada masalah..??? ternyata tidak…
    mengapa VIKING MENCELA..??? bahkan PASOEPATI juga balik mencela…??? apa karena PASOEPATI SAUDARA AREMANIA DAN THE JACK sehingga VIKING mencela PASOEPATI……musuhmu bukan musuhku itu yang berlaku di PASOEPATI..VIKING tetap saudara PASOEPATI ….memang skala pertemuan PASOEPATI dan VIKING yang amat jarang….semoga menjadi renungan bagi kita..aku di posisikan di netral..dan aku selalu mengikuti suporter bola..yang kebetulan aku sering di SOLO…bagi anak-anak VIKING..pasoepati bahkan hampir tak pernah mencela VIKING..krn VIKING gak ada masalah bagi SOLO…

    setahuku PASOEPATI selalu bermusuhan dengan PSIM JOGJA yaitu BRAJAMUSTI…tetapi selalu di tutup-tutupi oleh ke 2 belah pihak karena sejatinya PASOEPATI DAN BRAJAMUSTI JOGJA enggan damai..dan ingin RIVALITAS DI STADION MAUPUN DI LUAR STADION…seperti halnya BONEK VS AREMANIA…VIKING VS THE JACK..TETAPI SATU HAL YANG PASTI BAGI SOLO PASOEPATI MUSUHMU BUKAN MUSUKU..KAWANMU BUKAN KAWANKU…

  17. hanya orang bodoh yang memperpanjang masalah sepele, ngapain di perpanjang, toh kita semua suka bola, suka dukung, lebih baik bersahabat daripada bermusuhan..
    ketika persija jakarta tandang apa salahnya kita menjamunya dengan damai, penuh jabatangan, seperti hal nya viking menjamu bonek…dan begitu pun sebaliknya dengan persija harus sama. pasti persepak bolaan indonesia akan maju…

    by: gua yang pengen viking sama the jakmania damai….

    1. sudahlah tak perlu rbut lagi sapa yang benar siapa yang salah
      percma past semua ingin dukungannya yang benar dan tidak mau salah

      ayolah damai saudara
      seperti indonesia berbeda beda tetapi tetap satu

  18. . Hahaha. :p .
    Aing mah sa.umur hirup moal setuju persib damai jeung the jak . The jak ngerakeun pisan teu boga ka era . Boga sifat iri balad setan iblis . Haha.
    . Fuck the jack anjing.

  19. Jak Anjingku,L.a rokokku,Aremania pembantu ku,bonek jiwaku,viking sobatku,sakera kawanku,persik tetanggaku,,,,,,,,,, by: bonek netral

  20. Akan lebih baek klo kita smua saudara’an. Misal aja di Jatim sekarang ada 2 supporter besar yg bermusuhan coba klau bersatu, ghimana jatim pasti luar biasa! Apalagi klau 4Supporter jawa digabung ( Aremania, Bonek, The jak, & Viking )
    Luar Biasa !!!!!

  21. saya setuju dengan aremania,tolong lupakan masalalu buka lembaran baru
    demi persija saya harus kumpulin uang 1 minggu ga jajan , di jalan harus menahan lemparan batu dari bobotoh dan saya sampai kehilangan kakak saya saat di perjalanan menuju GBK almrhum meninggal karna melindungi ku dari sabetan celurit , apa kalian semua hewan yang tak punya rasa manusiawi, untuk bobotoh saya tau bagai mana rasanya cinta dengan persib tapi tolong manusiawi lupakan masa lalu saya wlalupun the jak mania kalau kalian bisa damai dan tidak memakan korban saya bisa darah orange saya di bagi menjadi biru .
    tolong para korwil atau korlap dan anggota suporter indonesia DAMAIKAN seluruh suporter jangan sampai ada pertumpahan darah lagi tolong pakai hati,otak , dan logika jangan pakai emosi kita budayakan budaya islam kita satukan seluruh suporter …

    saya rizky afif baehaqie meminta perdamaian untuk seluruh suporter di indonesia

    KORWIL dari “orange santoen bekasi” dan PANGLIMA dari “holigan utara bekasi”

    1. turut berduka cita bro… O:)

      tolong para korwil atau korlap dan anggota suporter indonesia DAMAIKAN seluruh suporter jangan sampai ada pertumpahan darah lagi tolong pakai hati,otak , dan logika jangan pakai emosi” betul banget tuh.

  22. vikink = visual kaya anjink
    persib = perkumpulan semua induk babi
    bonek = bolot nekat

    persib bandung lautan asmara yg personnya terdiri dari pemain sinetron(sama kaya pendukungnya yg cuma bisa ngebacot doang) ga pantes maen bola…eh pantes denk jadi pemain bola bekels…

  23. jiwa persib jiwa yang sesungguhnya,,,,, kompak kita selalu ada,,,, persib pISAN POKOKNA JIWA SIMKURING

  24. semua tlah terbukti karna timbulnya iri & dengki the jack terhadap bobotoh.

    BY: viking BANTEN
    jng macem2 ama orang BANTEN.

  25. akh anjink the jak tai anjink
    viking bonek sama saja asal jangan the jak the jak itu anjink
    di neraka ga ada persebaya di neraka ga persiib bandung di neraka yang ada cuma persija
    persija anjink bunuh saja

    1. sekali viking tetap viking,sekali the jak anjing tetap anjing……the jak itu sok preman,tpi klo di premani nanges….the Jak Anjing

  26. Sungguh malang nasib negeri ini jika ada rumah sakit milik pemerintah terpaksa menghentikan pelayanan karena tidak punya uang. Seperti yang terjadi di RSUD Yowari, Wamena, Jayapura. Rumah Sakit ini, Sabtu (23/6), terpaksa menghentikan pelayanan kepada masyarakat karena tidak mendapat pasokan listrik dari PLN.
    Saat SCTV mengunjungi rumah sakit satu-satunya di Kabupatren Jayapura ini, di depan pintu masuk sudah tertempel pengumuman “tidak melayani rawat inap. Pasien yang datang tidak mendapat pelayanan. Bahkan pasien rawat inap pun terpaksa harus pulang karena rumah sakit gelap gulita.
    Pihak PLN mengaku sudah memberi tahu kepada pihak manajemen rumah sakit soal tunggakan listrik selama enam bulan yang mencapai Rp 153 juta. Namun hingga saat ini belum ada kepastian tentang pembayaran tunggakan.

    Tak ada penjelasan dari pihak rumah sakit tentang tunggakan pembayaran listrik yang belum diselesaikan. Namun kondisi ini patut disayangkan jika rumah sakit terpaksa menghentikan pelayanan pada masyarakat….Sungguh malang nasib negeri ini jika ada rumah sakit milik pemerintah terpaksa menghentikan pelayanan karena tidak punya uang. Seperti yang terjadi di RSUD Yowari, Wamena, Jayapura. Rumah Sakit ini, Sabtu (23/6), terpaksa menghentikan pelayanan kepada masyarakat karena tidak mendapat pasokan listrik dari PLN.
    Saat SCTV mengunjungi rumah sakit satu-satunya di Kabupatren Jayapura ini, di depan pintu masuk sudah tertempel pengumuman “tidak melayani rawat inap. Pasien yang datang tidak mendapat pelayanan. Bahkan pasien rawat inap pun terpaksa harus pulang karena rumah sakit gelap gulita.
    Pihak PLN mengaku sudah memberi tahu kepada pihak manajemen rumah sakit soal tunggakan listrik selama enam bulan yang mencapai Rp 153 juta. Namun hingga saat ini belum ada kepastian tentang pembayaran tunggakan.

    Tak ada penjelasan dari pihak rumah sakit tentang tunggakan pembayaran listrik yang belum diselesaikan. Namun kondisi ini patut disayangkan jika rumah sakit terpaksa menghentikan pelayanan pada masyarakat…Sungguh malang nasib negeri ini jika ada rumah sakit milik pemerintah terpaksa menghentikan pelayanan karena tidak punya uang. Seperti yang terjadi di RSUD Yowari, Wamena, Jayapura. Rumah Sakit ini, Sabtu (23/6), terpaksa menghentikan pelayanan kepada masyarakat karena tidak mendapat pasokan listrik dari PLN.
    Saat SCTV mengunjungi rumah sakit satu-satunya di Kabupatren Jayapura ini, di depan pintu masuk sudah tertempel pengumuman “tidak melayani rawat inap. Pasien yang datang tidak mendapat pelayanan. Bahkan pasien rawat inap pun terpaksa harus pulang karena rumah sakit gelap gulita.
    Pihak PLN mengaku sudah memberi tahu kepada pihak manajemen rumah sakit soal tunggakan listrik selama enam bulan yang mencapai Rp 153 juta. Namun hingga saat ini belum ada kepastian tentang pembayaran tunggakan.

    Tak ada penjelasan dari pihak rumah sakit tentang tunggakan pembayaran listrik yang belum diselesaikan. Namun kondisi ini patut disayangkan jika rumah sakit terpaksa menghentikan pelayanan pada masyarakat

  27. DASAR TOLOL LO SEMUA..
    APA GUNANYA COBA LO2 SEMUA RIBUT TERUS???
    KLU LO DAH BERHASIL BUNUH MUSUH LO,, LO PUAS GT???
    FIKIRIN BOSSS HARI YANG AKAN DATANG..
    KARMA SELALU ADA..
    HARI LO BUNUH SI A BESOK SI C BUNUH LO..
    YANG ADA LO SEMUA MATI KODOK..
    ENGGAK ADA HARGANYA SAMA SEKALI..
    MEMALUKAN,, BERPERILAKU SEPERTI BINATANG..

  28. The jack mania bodoh sangat anjing pisan siga nu ngajak ribut dgn viking kalau berani datang ke kota bandung dgn anggota the jack semua

  29. Salam Viking,Bonek,Bombastik
    Kami hidup di tengah tanah ngapak
    The jack musuh kami and Aremania pun musuh kami swalasna
    Braling musuh saudara kami
    biarkan The Jack and Aremania musuh km swalasna
    kami Bombastik Persibas ingin kedamaian dari Braling Mania
    Karena km hidup di perbatasan antara PWT & PBG

    by: Bobotoh Persib On PWT (Viking Satria Purwokerto)

  30. pokoknya qta amua sodara se t anah air, viking, bonek, the jack, aremania,semua fans spakbola indonesia adalah sodara…yg suka brkelahi itu hewan…ok

  31. Sepak bola yang berujung dengan Nyawa..Saya Cinta Persib hanya persib..status saya hanya suporter yang mengharapkan persib juara dan memberika prestasi untuk bumi pasundan..

  32. Tak sadarkah kalian dengan hidup yang sbentar ini,dimana tlah mnanti hari pmbalasan atas apa yg kta lakukan di dunia ini…sudahkah kita smua berbuat kebaikan…sabda rasullullah, sesungguh seorang muslim dengan muslim yg lainnya adalah saudara…merugilah kalian yg melampaui batas didunia ini…haram hukumnya bila sesama muslim saling membunuh,menghina…semoga allah swt membuka hati kalian semua supaya tidak menyesal di hari pembalasan nanti…kalian rela berkorban nyawa hanya untuk membela tim kesayangan kalian!!!pernahkah kalian berkorban nyawa untuk agama kalian…pikirkan itu…smua ini hanya skenario illahi…dan bruntunglah orang yg bisa mlewatinya dengan baik…kalian itu hanya setitik makhluk kecil di dunia ini..jnganlah kalian merasa bangga…karena jika allah berkehendak,binasalah kalian semua…semoga teguran ini bisa membuka hati kalian…

  33. smp modar oge d hte aing persija,,!aing moal coment mslh viking’mslhna aing oge gbung naie jng bdk viking,,piis n love,all base jakmania 1969,

  34. THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING…THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING..THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING THE JACKMANIA PERSIJA ANJING

  35. Harusnya kita tidak saling mencaci dan memaki satu sama lain..kalau kita begini terus kapan coba pesepak bolaan indonesia bisa merajahi dunia kalau seporternya ajja kayak begini semua..itu namanya tidak mendukung tapi membunuh…. Hayuuk atuh urang berjabat tangan sahabat… Kita bangun Lªªğΐ kejayaan kita….

    1. Lamun persija jdi juara ainx janji dk kawin jeung monyet.. Da mustahil mun persija juara. . Kdu na ge di degdradasi. . :-q

  36. Hmmm ,, The Jack & Viking, coba deh kalian punya pikiran yang rasional dikit. Jangan kayak anak kecil yang mudah dipropokasi oleh oknum oknum tertentu,
    Ga ada gunanya juga kalian saling caci mencaci, toh yang maen fine fine aja , kenapa kalian yang ribut.
    Kalian boleh menjadi supporter tapi jgn berlebihan. Seolah olah Tim kalian adalah Tuhan ( yg mesti kalian puja ampe mati ). Lagian apa gunanya juga bagi Tim kalo kalian ribut, yang ada Tim mendapat Sanksi dari PSSI , nah kalo dah begini yang rugikan kita kita juga ,,,
    Dan sekali lagi kita ini hidup dijaman yang udah Modern, bukan dijaman Batu ,,,,,,,,,,,!!! Bersikaplah seperti Manusia Modern jangan seperti manusia berkepala Batu ,,, (n).

    Salam Damai dari Laskar wong kito,,,

  37. viking ama the jack yg suka berantem isinya org2 tolol mau jd supporter ato jd pion-pion idiot???? gk ngerti arti sportif isinya IQ tiarap jd ya gt klo kalah berantem biar dimenangin …

  38. Ah emanx da the jack mh sampeh. Antep bae cnah musuhan. . Cnah marodar tah the jak anjin. .:-|
    by.bobotoh majalaya

  39. .the jachk anjing. . Viking mh moal oyag tah pershabtan nana . Da loba dulur coba mun te jak tah . .krek ge di tiup gz oyag . The jak mah sampah jakarta piceun ue ah kdunamh. . .;-D

  40. lakh the jak mah tai..

    kabisana ngaruksak
    sampai kapan pun vikin benci the jak tai.viking MOAL MUNDUR SATUNJAR BEAS sampai kapan pun vikin benci the jak sampai kapan pun vikin benci the jak tai.viking MOAL MUNDUR SATUNJAR BEAS sampai kapan pun vikin benci the jak tai.

  41. dasar vikjing bego…masih bocah ga tau sejarah mau cerita tentang sejarah…….vikjing demennye puter balik, puter fakta……parah……skrg gmn caranya biar kita semua tuh nonton enak & damai…ga kayak lo vikjing mo nonton tandang aja bingungkan mau lewat mana dan sudah terbukti musuh lo tuh banyak…..inget ga kejadian di Jogja……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s